Brave to Fight! [anak lanang]

Jabra, anak lelaki empat tahun saya selalu adaa saja tingkahnya.
Kesehariannya tidak pernah duduk manis atau diam.
Pernah juga saya nanya ke dia,”mas Jabra, kira-kira bisa ga ya duduk diem lima meniiiiit saja?” Dan dengan santai dia menjawab,”aku itu bisa, buk..tapi nanti siapa yang ngajakin main mba Gha[kakak perempuannya]. Ga ada yang ngejar-ngejar mba Gha, ga ada yang maen jadi kuda-kudaan lagi” Heeemmm..alasaaannya lumayan juga πŸ˜€

Begitu juga ketika saya protes ke dia, setelah saya melihat bagaimana dia mengikuti proses belajar di TK tempat dia “bermain”.
“Mas, kok ibu lihat tadi sewaktu di kelas, mas Jabra ga duduk diam kayak temen-temen yang lain ya? kok malah lari kesana lari kesini, rolling juga. Emang kalo kayak gitu,mas Jabra denger yang ibu guru bilang?”
“Ya ga pa pa kan buk..orang bu guru jug bilangnya, mari teman-teman kita bermain sama-sama..kalo yang lain pada diem ga mau maenan ya aku sendiri aja sama bu guru”
Kembali, jawaban yang dia beri membuat saya ternganga. hihi..

Nah, kemaren TK tempat dia “bermain” itu meliburkan siswa-siswanya. Kebetulan saya juga libur. Jadi seharian bisa seru-seruan sama Jabra juga mba Ghaida, kakaknya.
Seharian itu, dia sukaa sekali maenan bola. Menendang kesana kemari dan melempar-lemparkannya.
“Mas, tolong dong mainan bolanya diluar saja. Ibu takut kalo nanti kena barang.”
“Engga kok buk, aku itu hati-hati”
“Wow. Oke deh..yang hati-hati bener yaah”
“Iya..”

Belum ada lima menit saya selesai bicara, terdengar suara PRAAAANG!! Haduh.
Lalu tangis mas Jabra membahana sesudahnya. hihi…
“HUAAAA…HUAAAA..PIALAKUUU..HUHUHU..HUHUHU..AKU MAU PIALAKU..!”
Ternyata yang pecah terkena bola adalah piala dia sendiri. Cuma satu-satunya lagi. Hihi..
“Maaf mas, ibu ga bisa bantu memperbaiki. Orang udah rusak. Tapi masih lumayan inih, masiH bisa dipajang meski cuma separo.” Kata saya menenangkan dia dengaN geli.
“AYOOO BUUUK..CARI LOMBAA LAGI..HUHUHUHU…AKU MAU LOMBAA..CARI LOMBA APASAJA..AKU MAU DAPET PIALAAAAA!”
Sambil mulut ternganga-nganga, pecahlah tawa saya..
“Iyaaah..ayo ayo cari lomba lagi. Janji mau ikut lomba apasaja yah..”
“IYAA AKU SEKARANG MAUU..”

Fiuuh..keren sekali pikir saya. Saat dia menangis parah dengan segenap kekecewaannya melihat piala yang dia banggakan pecah, masiiih juga bisa mikir dan melihat solusi. Jika piala pecah, masih bisa dapat lagi asal mau mengikuti lomba-lomba lagi. Hihi..

Terimakasih mas Jabra, semangat juang dan pantang menyerahmu sungguh menginspirasi.

*Peluk sayang dari ibu selalu..mmmmmhhh. i luv u”

Advertisements

3 thoughts on “Brave to Fight! [anak lanang]

  1. bravo Jabra! cerdasnyaaa dia ^^
    *buat bundanya, tolong jangan pernah dikasih tau kalo di toko2 tertentu jg jual piala πŸ˜‰

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s