Tentang mawar yang aku suka..

Baiklah, valentine memang memaksa saya untuk mengingat-ingat tentang sebuah kisah lama. Kisah sewaktu saya masih muda dulu.

Selama tujuh tahun kami, saya dan mantan pacar memang tidak pernah merayakan valentine. Perayaan ulang tahun saja bukan tradisi bagi kami apalagi valentine? Tidak istimewa. Hihi..

14 Februari 2000, malam itu, jadwal kami bertemu. Saya bilang jadwal, karena kami jarang bertemu. Kami tinggal di kota yang berbeda. Jadi pada sebuah hari di suatu bulan tertentu sajalah kami bertemu.
Seperti biasa, dia menjemput saya. Kami berencana mencari tempat untuk makan. Jalanan sangat ramai, macet hampir disetiap sudut kota. Aah malam valentine rupanya?

Yang saya ingat, saya sangat lapar. Sementara tempat makan favorit kami masih separuh perjalanan. Saya bilang ke dia,”haduu lapar sekali niy..makan dimanasaja deh.Laparr” dia bilang, “iya, sabar sebentar lagi. Tahan lapar dikit lagi yah..ntar kalo uda nyampe boleh tuh makan boanyak sampe kenyang” .Romantis sekali cara kami berkomunikasi kan? Tidak ada tuh yang namanya jaga image 😀

Dan, akhirnya dia sign kiri. Mobil berhenti. Alhamdulillah makan! pikir saya. Tapi kok tidak ada tempat makannya? Malahan sekilas tadi sebelum berhenti saya lihat apotek. Dia bilang, “tunggu sebentar yah, aku mau beli sesuatu dulu, deket apotek situ”. Ya ya..baiklah. Saya menunggu.

tik tok tik tok

Hampir sepuluh menit saya menunggu. Arrrggh..lama.

Pintu mobil terbuka. Dia masuk dan mengulurkan setangkai bunga mawar merah jambu ke saya sambil berkata,

saya tahu, kamu tidak suka mawar, saya tahu juga kamu tidak terlalu suka warna pink, tapi saya sudah berjalan dari satu toko bunga ke toko bunga yang lain mencari setangkai teratai kesukaanmu tapi tidak ada satupun yang menjualnya. Mawar ini buat kamu ya, i love u..

Duh, saya haru dan malu. Betapa tidak? Disaat saya menunggu itu, saya hampir mau marah. Sudah tau perut lapar, masih harus disuruh menunggu pula. Hihihi..

Dan, setangkai mawar merah jambu itu lalu menjadi benda kesayangan saya. Saya menyimpannya sampai mengering dan menghiasi kamar sampai bertahun-tahun kemudian. Hihi..

Terimakasih Cinta, setiap hal, setiap waktu, bersamamu, selalu berarti..^^

PS : Untuk tahun ke-limabelas kita.

Karena aku sayang kamu. Karena aku mencintaimu.

Advertisements

5 thoughts on “Tentang mawar yang aku suka..

  1. Pingback: Tweets that mention Tentang mawar yang aku suka.. « Ninok eyiz's Journey -- Topsy.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s