Cinta, suka, kasih sayang dan hasrat

Postinganku kali ini menyambung komen dari mikha pada postinganku terdahulu “love will set you free”.hehe..

Mikha bertanya “kalo menurut mba sendiri, bagaimana cara membedakan:

– Nafsu/emosi
– Suka
– Cinta
– Sayang
– Kasih?

Hmm..well saya akan coba menjawabnya ya..^^


Menurut saya,
– nafsu/ emosi itu sama dengan hasrat atau keinginan. Pernah punya sebuah keinginan bukan? Lalu apa yang dirasakan waktu kamu punya keinginan itu? Tentu saja pengennya harus dapat tidak bisa tidak 😀 Ga peduli apa kata orang. Diredam kadang bisa tapi akal harus kuat bener menyetting hasratmu ituh. hehe..

-suka itu sama dengan tertarik atau interest. Jadi ga butuh perasaan yang dalem disana.

-Cinta itu gabungan dari suka, nafsu, dan kasih sayang..hehe. simple tapi justru yang paling banyak menguras segalanya dalam dirimu. Pikiranmu, waktumu, perasaanmu..

-kasih sayang. nah ini niy level tertinggi dari sebuah perasaan. Dengan kasih sayang kamu akan terjaga dari emosi atau hasrat cinta yang menggebu. Dengan kasih sayang kamu akan berempati. Jadi dengan kasih sayang kamu tentunya memikirkan juga keadaan, kondisi dan kebahagiaan orang yang kamu cintai. Jadi centrenya bukan padamu tapi pada cintamu ^^ bener ga?

hihi..boleh protes kok 😀

Advertisements

18 thoughts on “Cinta, suka, kasih sayang dan hasrat

  1. Keknya gini deh struktur bangunannya cinta itu.

    Pada mulanya adalah suka, jenis cinta karena
    Pada kemudian adalah sayang, jenis cinta jikalau
    Pada akhirnya ialah kasih, suatu cinta walau pun
    Pada kasih segala suka dan muak dilumat
    Pada kasih segala sayang dan sebel dilarut
    Pada kasih segala cinta dan benci dilarat
    Dalam kasih Ibu kepada beta
    Ada puncak bangunan cinta
    Yang terstruktur

    Kroscek dgn yg ini
    http://tertiga.wordpress.com/2009/06/09/cinta-sayang-suka/
    Cinta itu emang esa!

    Salam Damai!

  2. Ninok, I love you… Kiss! kiss! muah! mual!! 🙂

    hehe… Btw, materimu berat Nok! Pokoknya yang ada sangkut pautnya sama cinta berat buat saya. Ribet kalo dipikir, mending dinikmati aja. Huhuy!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s