Orang yang baik

Malam tadi, anak lelakiku bertanya padaku, “bunda, orang yang baik itu apa?” Mungkin maksudnya, dia bertanya tentang orang yang baik itu bagaimana?

Well, rada mikir bentar sih kalimat untuk menjawabnya. Secara anakku masi umur tiga tahun. Jadi aku musti pilih kata-kata yang mudah untuk dia mengerti.

Aku mulai menjawabnya dengan sebuah perumpamaan.
” Jabra, kalo kamu punya makanan dan mbak Ghaida ga punya, mau tidak kamu bagi makananmu ke mbak?” dia jawab, “mau”. “Lalu, kalo misal Jabra udah kasih mbak Ghaida, kira-kira mbak bakal seneng enggak?” dia jawab, “pasti seneng” šŸ™‚
Sekarang misal makanan tadi tidak kamu bagi ke mbak Ghaida, kira-kira mbak bakal seneng atau sedih? “mbak Ghida [karena masi cadel dia panggil mbaknya Ghida :D] nangis ya bun? sedih ya bun?” Yep finally aku liat celah untuk menjelaskan tentang orang baik.

Jabra, orang yang baik itu orang yang ikut seneng waktu lihat orang lain seneng dan ikut sedih waktu orang lain sedih

Kulihat anakku tersenyum dengan ekspresi mikir. Hmm…lets see apa dia memang mengerti šŸ˜‰

Advertisements

4 thoughts on “Orang yang baik

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s